Dukcapil Kota Kediri Pastikan Stok KTP Aman Saat Ramadan dan Idul Fitri 1447 H
Upload at: 12 Mar 2026
ngopibareng.id - Pemerintah melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kediri memastikan pelayanan administrasi kependudukan tetap berjalan optimal selama Ramadan hingga libur Idul Fitri 1447 H. Berbagai langkah disiapkan agar masyarakat tetap bisa mengurus dokumen kependudukan dengan mudah.
Komitmen tersebut tidak hanya sebatas menjaga kualitas layanan di kantor. Petugas juga diterjunkan langsung ke lapangan melalui program jemput bola, mulai dari lingkungan warga hingga sekolah-sekolah.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses pelayanan administrasi kependudukan tanpa harus menunggu lama atau datang langsung ke kantor dinas.
Kepala Dukcapil Kota Kediri, Marsudi Nugroho, memastikan bahwa ketersediaan blangko KTP elektronik atau KTP-el saat ini dalam kondisi sangat aman.
Menurutnya, pihak dinas telah menyiapkan cadangan sekitar 6.400 keping KTP yang siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Ketersediaan blangko KTP sangat aman. Saat ini kami memiliki cadangan sekitar 6.400 keping yang siap digunakan untuk melayani masyarakat,” jelasnya saat ditemui dalam acara Gerakan Bazar Pangan Murah Ramadan 2026, Sabtu 7 Maret 2026.
Tidak hanya itu, pelayanan Dukcapil juga dipastikan tetap berjalan meskipun memasuki masa cuti bersama. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi masyarakat yang baru memiliki waktu luang saat libur panjang.
“Instruksinya jelas, meski saat cuti bersama pun kami diminta untuk tetap membuka layanan bagi masyarakat,” tambahnya.
Antisipasi Pergerakan Penduduk
Dukcapil Kota Kediri juga memantau dinamika pergerakan penduduk yang biasanya meningkat menjelang dan setelah Lebaran.
Berdasarkan data yang ada, rata-rata pergerakan penduduk—baik yang pindah datang maupun pindah keluar—mencapai sekitar 20 orang setiap hari.
Meski demikian, pihak dinas menegaskan bahwa perpindahan penduduk merupakan hak setiap warga negara yang dijamin oleh undang-undang.
“Tugas kami adalah mencatat sesuai regulasi dan pengajuan dari masyarakat. Dengan sarana prasarana serta SDM yang ada, insyaallah kami sangat siap mengantisipasi pergerakan tersebut,” ujar Marsudi.
Jemput Bola ke Sekolah dan Lingkungan Warga
Untuk mempercepat cakupan kepemilikan dokumen kependudukan, Dukcapil Kota Kediri menjalankan dua strategi utama.
Pertama, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Dalam program ini, petugas mendatangi langsung lingkungan RT guna membantu masyarakat mengaktifkan identitas kependudukan digital mereka.
Strategi kedua adalah perekaman KTP bagi pemula. Program ini menyasar para pelajar yang telah memenuhi syarat usia untuk memiliki KTP.
Petugas Dukcapil secara langsung mendatangi sekolah-sekolah untuk melakukan perekaman data. Hasilnya cukup signifikan. Dalam satu hari kunjungan, petugas bisa melayani hingga 30 pemohon.
Selain itu, layanan mobil keliling juga tetap dioperasikan untuk menjangkau berbagai titik keramaian masyarakat.
Melalui berbagai upaya tersebut, pemerintah berharap seluruh warga di Kota Kediri, terutama pemilih pemula dan warga pendatang, dapat memiliki dokumen kependudukan secara cepat dan mudah.
Dengan layanan yang lebih dekat ke masyarakat, proses administrasi diharapkan semakin praktis tanpa harus antre lama di kantor Dukcapil.